Buku Tamu

Ambalan Rama-Sinta gugus depan Buleleng 05.131-132 merupakan pelopor wajib pramuka di Kwartir Cabang Buleleng. Siap mencetak generasi penerus bangsa yang berjiwa nasionalis berdasarkan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka

Jumat, 11 Maret 2011

Tunas Kelapa

1. SEJARAH
 
Tunas kelapa adalah lambang dari gerakan pramuka Indonesia. Lambang ini diciptakan oleh Alm. Bapak Sumardjo Atmodipuro seorang pembina pramuka yang aktif bekerja sebagai pegawai tinggi Departemen Pertanian. Lambang ini pertama kali digunakan pada saat penyerahan panji-panji gerakan keparamukaan pada tanggal 14 Agustus 1961, sehingga hari itu dinyatakan sebagai hari lahirnya gerakan pramuka di Indonesia. Lambnag gerakan pramuka merupakan silhuet tunas kelapa, sesuia dengan Keputusan Kwartir Nasional Nomor 06/KN/72.



 2. ARTI/MAKNA KIASAN

  1. Buah  nyiur dapat bertahan lama : seorang anggota prmuka memiliki jasmani dan rohani yang kuat serta mental yang kuat pula,mempunyai tekad yang besar untuk menghadapi segala tantangan yang ada untuk mengabdi pada tanah air
  2. Buah nyiur merupakan cikal bakal : seorang anggota pramuka merupakan generasi penerus perjuangan bangsa yang merupakan cikal atau tunas bangsa yang menajdi inti bagi kelangsungan hidup bnagsa Indonesia.
  3. Nyiur banyak manfaatnya : Seorang pramuka berguna bagi masyarakat , bangsa , negara dan keluarganya serta dirinya sendiri, seperti pohon nyiur yang sangat bermanfaat mulai dari akar,batang ,daun dan buahnya.
  4. Akar nyiur yang kokoh : anggota pramuka memiliki landasan yang kuat serta benar layaknya akar nyiur yang kokoh melekat ditanah
  5. Batang nyiur yang tumbuh lurus ke atas : anggota pramuka memiliki cita-cita yang luhur,tetap tegak dan tidak mudah diombang-ambingkan
  6. Nyiur dapt hidup dimana-mana : anggota pramuka dapat menyesuaikan diri dengan keadaan tempat ia berada,tanpa mengalami gangguan sedikitpun.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More